Iklan Billboard 970x250

Batas-batas dan memetakan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Batas-batas dan memetakan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia

Masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui secara pasti batas-batas wilayah Indonesia. Maka dari itu, pada artikel ini admin akan membahas tentang Batas-batas wilayah negara kesatuan Republik Indonesia dan Memetakan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.

Wilayah Indonesia

Tanpa berlama-lama lagi admin akan langsung bahas dibawah. Yoook...

Memetakan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan. Hal itu ditegaskan dalam pasal 25 A UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang menyatakan bahwa "negara kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-hak nya ditetapkan oleh undang-undang".

Istilah Nusantara dalam ketentuan tersebut dipergunakan untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau Indonesia yang terletak di antara samudra Pasifik dan samudra Hindia serta diantara benua Asia dan benua Australia.

Kesatuan wilayah tersebut juga mencakup :
  1. Kesatuan politik
  2. Kesatuan hukum
  3. Kesatuan sosial-budaya
  4. Kesatuan pertahanan dan keamanan

Berkaitan dengan wilayah negara Indonesia, pada 13 Desember 1957 pemerintah Indonesia mengeluarkan Deklarasi Djuanda. Deklarasi ini menyatakan : "Bahwa segala perairan disekitar, diantara, dan yang menghubungkan pulau-pulau yang termasuk dalam daratan Republik Indonesia, dengan tidak memandang luas dan lebarnya, adalah bagian yang wajar dari wilayah daratan negara Republik Indonesia dan dengan demikian merupakan bagian dari pada perairan pedalaman atau perairan nasional yang berada dibawah kedaulatan negara Republik Indonesia. Penentuan batas laut 12 mil yang diukur dari garis-garis yang menghubungkan titik terluar pada pulau-pulau negara Republik Indonesia akan ditentukan dengan undang-undang" (sekretariat jenderal MPR RI,2012 : 177-178).

Berdasarkan Deklarasi Djuanda tersebut, Indonesia menganut konsep negara kepulauan yang berciri Nusantara (Archipelogic State). Konsep itu kemudian diakui dalam konvensi hukum laut PBB 1982 (UNCLOS 1982 = United Nations Convention on the Law Of the Sea) yang ditandatangani di Montego Bay, Jamaika tahun 1982.

Indonesia kemudian meratifikasi UNCLOS 1982 tersebut dengan menerbitkan undang-undang nomor 17 tahun 1985. Sejak itu dunia internasional mengakui Indonesia sebagai negara kepulauan.

Berkat pandangan visioner dalam Deklarasi Djuanda tersebut, bangsa Indonesia akhirnya memiliki tambahan wilayah seluas 2.000.000 km², termasuk sumber daya alam yang dikandungnya.

Luas wilayah negara kita adalah 5.180.053 km², yang terbagi atas wilayah daratan seluas 1.922.570 km² dan wilayah lautan seluas 3.257.483 km². Diwilayah yang seluas itu, tersebar 13.466 pulau yang terbentang antara Sabang sampai Merauke.

Wilayah laut Indonesia dapat dibedakan 3 macam yaitu :

a. Zona Laut Teritorial

Batas laut teritorial ialah garis khayal yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar kearah laut lepas. Garis dasar adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung-ujung pulau terluar.


b. Zona Landas Kontinen

Landas kontinen adalah dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua). Adapun batas landas kontinen tersebut diukur dari garis dasar, yang paling jauh 200 mil laut. Pengumuman tentang batas landas kontinen ini dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969.


c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

Zona Ekonomi Eksklusif adalah jalur laut selebar 200 mil laut kearah laut terbuka diukur dari garis dasar. Pengumuman tentang zona ekonomi eksklusif Indonesia dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia tanggal 21 Maret 1980.

Republik Indonesia juga masih mempunyai satu jenis wilayah lagi, yaitu wilayah ekstra teritorial. Wilayah ekstra teritorial ini merupakan wilayah negara kita yang dalam kenyataannya terdapat diwilayah lain. Perwujudan dari wilayah ini kantor-kantor perwakilan diplomatik Republik Indonesia di negara lain.

Batas-batas wilayah negara kesatuan Republik Indonesia

a. Batas-batas wilayah Indonesia sebelah Utara

Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia (bagian timur), tepatnya disebelah Utara pulau Kalimantan. Wilayah laut Indonesia sebelah Utara berbatasan langsung dengan laut lima negara, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina.


b. Batas-batas wilayah Indonesia sebelah Barat

Sebelah Barat wilayah negara kesatuan Republik Indonesia berbatasan langsung dengan samudera Hindia dan perairan negara India. Dua pulau yang menandai perbatasan Indonesia-India adalah pulau Ronde di Aceh dan pulau Nicobar di India.


c. Batas-batas wilayah Indonesia sebelah Timur

Wilayah timur Indonesia berbatasan langsung dengan daratan Papua Nugini dan perairan Samudera Pasifik. Wilayah Indonesia sebelah timur, yaitu provinsi Papua berbatasan dengan wilayah Papua Nugini sebelah Barat (Fly) provinsi Barat dan provinsi Sepik Barat (Sandaun).


d. Batas-batas wilayah Indonesia sebelah Selatan

Indonesia sebelah Selatan berbatasan langsung dengan wilayah darat Timor Leste, perairan Australia dan Samudra Hindia.


Kekuasaan negara atas kekayaan alam yang terkandung dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia

Diatas wilayah Indonesia, terhampar daratan yang luas dengan segenap potensi kekayaan alamnya seperti kekayaan alam dari hutan, area persawahan, binatang-binatang darat yang beraneka ragam.

Diwilayah lautan puluhan juta ikan hidup diperairan Indonesia, keindahan terumbu karang, dan pesona laut lainnya. Diperut bumi berupa bahan tambang seperti minyak bumi, emas, gas bumi, besi, batu bara, tembaga, perak dan sebagainya.

Pasal 33 ayat (2) dan (3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan jawabannya yang menyatakan bahwa :

(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 menyatakan bahwa negara Indonesia mempunyai hak penguasaan atas kekayaan alam di Indonesia.

Oleh karena itu, maka negara mempunyai kewajiban-kewajiban sebagai berikut :

  1. Segala bentuk pemanfaatan (bumi dan air) serta hasil yang didapat (kekayaan alam), dipergunakan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
  2. Melindungi dan menjamin segala hak-hak rakyat yang terdapat didalam atau diatas bumi, air dan berbagai kekayaan alam tertentu yang dapat dihasilkan secara langsung atau dinikmati langsung oleh rakyat.
  3. Mencegah segala tindakan dari pihak manapun yang akan menyebabkan rakyat tidak mempunyai kesempatan atau akan kehilangan haknya dalam menikmati kekayaan alam.

Klik materi selanjutnya :

1

/

2


Baiklah itu saja yang dapat admin bagikan ilmunya, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua.

Terima kasih, Have fun guys...


Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post