Iklan Billboard 970x250

Cerpen : Pengertian, ciri-ciri, contoh, serta struktur dan kaidahnya
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Cerpen : Pengertian, ciri-ciri, contoh, serta struktur dan kaidahnya

Cerpen tentu sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia bahkan bukan hanya di Indonesia, cerpen juga sangat di minati masyarakat dunia. Tetapi, di dalam Cerpen (Cerita Pendek) tentunya memiliki ciri-ciri, contoh, bahkan struktur dan kaidahnya. Dalam pembuatannya pun tidak boleh sembarang atau asal saja, harus teliti dan pas dalam menaruh atau memasukkan kata-kata agar tidak sumbang saat membacanya.

Cerpen

Masyarakat Indonesia pun tidak di ragukan lagi tentang ke kreativitasannya, karena sudah terbukti banyak cerpen-cerpen yang bagus, enak di baca, dan penyambungan alur ceritanya pun bisa terkait satu sama lain.

Baiklah teman-teman sebelum masuk ke yang lainnya, sebaiknya kita bahas terlebih dahulu pengertian cerpen (cerita pendek). 

Apa sih cerpen itu??


Pengertian cerpen

Cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kisah tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa, dan pengalaman.

Pada umumnya cerpen merupakan cerita pendek yang habis di baca sekitar sepuluh menit atau setengah jam dengan jumlah kata sekitar 500 - 5000 kata.


Lanjut ke pembahasan lainnya pelajers!


Ciri-ciri cerpen (cerita pendek)
Adapun ciri-ciri cerpen sebagai berikut :
  1. Bentuk tulisan singkat, padat, dan lebih pendek dari pada novel
  2. Sumber cerita dari kehidupan sehari-hari baik pengenalan diri sendiri atau orang lain
  3. Penulisan kurang dari 10.000 kata
  4. Tidak melukiskan seluruh kehidupan pelaku
  5. Habis di baca sekali duduk saja dan hanya mengisahkan tokoh-tokohnya
  6. Di lukiskan mengalami konflik pada penyelesaian
  7. Penggunaan kata-kata yang sangat ekonomis, mudah di kenal masyarakat
  8. Meninggalkan pesan mendalam dan efek pembaca
  9. Menceritakan suatu kejadian
  10. Berarus tunggal, lurus
  11. Penokohannya sangat sederhana, singkat dan tidak mendalam


Struktur dan kaidah cerpen

  • Alur : Penanjakan konflik, puncak konflik, penyelesaian
  • Tema : Fokus pada permasalahan kehidupan
  • Penokohan : Melibatkan 2 sampai 3 tokoh
  • Latar : Tempat dan waktu terbatas
  • Kaidah : Penataan dan rekayasa bahasa sehari-hari
Contoh cerita pendek (cerpen)


Penyesalan yang terlambat

Di suatu desa, terdapat sebuah keluarga yang hidup dengan sangat sederhana. Sang ayah telah meninggal dunia, sedangkan sang ibu hanya bekerja sebagai penjual makanan ringan, dan memiliki dua orang anak laki-laki dan perempuan. Sang anak laki-lakinya telah lama merantau dan tak kunjung pulang, sekarang hanya tinggal sang ibu dan anak perempuan yang masih bersekolah di bangku SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), tepatnya di kelas XII (12).

Tetapi anak perempuan tersebut sangat pemalas dan suka membangkang, yang lebih parahnya lagi ia suka keluar malam.

Saat anak perempuan tersebut pulang dari sekolah ia pun tidak langsung pulang ke rumah melainkan pergi entah kemana sampai larut malam, kemudian pada saat ia masuk ke rumah ia pun terkejut melihat ibunya terbaring di bawah tangga. Tetapi anak tersebut tidak peduli dengan keadaan ibunya, karena ia mengira ibunya hanya letih setelah berjualan tadi.

Keesokan harinya, saat ia terbangun dari tidurnya, ia menemui ibunya yang masih terbaring di bawah tangga. Ia pun langsung membangunkan ibunya, tetapi sang ibu pun tak kunjung bangun. Ia pun memeriksa nadi ibunya. Namun ternyata ibunya telah meninggal dunia.

Seketika ia langsung menangis dan berteriak minta tolong, tetangga di sekitarnya pun berdatangan untuk menolong ibunya. 

Kemudian ia sadar betapa menyesalnya ia membiarkan ibunya kemarin terbaring di bawah tangga. Sekarang ia pun hanya tinggal sendirian, tidak ada lagi sang ibu yang menemaninya seperti dahulu.


Memang, penyesalan selalu datang di akhir karena kalo datang di awal namanya pencegahan :v (hanya untuk hiburan jangan di masukin ke hati)


Struktur yang terdapat di dalam cerpen itu sebagai berikut :

  • Alur : Maju
  • Tema : Sang anak yang durhaka kepada ibunya
  • Penokohan : - Ibu (penyabar)
                           - Anak perempuan (Pemalas                              pembangkang dan durhaka)
  • Latar : Di suatu desa, tepatnya di rumah

Itu dia teman-teman penjelasannya, semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk kalian semua. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan maupun pemilihan kata-katanya. Lebih dan kurangnya admin ucapkan terima kasih.


Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post