Iklan Billboard 970x250

CERPEN : Struktur teks, unsur pembangun, dan resensi cerpen
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

CERPEN : Struktur teks, unsur pembangun, dan resensi cerpen

Dalam pembuatan cerita pendek (cerpen) tentu saja harus mengikuti struktur teks dan unsur pembangun nya. Jika tidak, mungkin dalam pembuatan atau pun hasilnya nya nanti tidak akan komplit. Sesuai cerpen-cerpen yang telah di buat seorang yang bisa di katakan profesional pasti akan bisa nyambung cerita nya dan juga menarik untuk di baca oleh pembacanya.

Cerpen

Untuk itu pada artikel ini admin akan kasih tahu atau pun sharing poin-poin tersebut. Dan semoga bisa mempermudah teman-teman yang sedang ingin membuat cerpen atau hanya sekedar mencari informasi ini.

Let's go!

Struktur teks cerpen


Abstraksi

Abstraksi adalah ringkasan atau inti cerita abstrak pada sebuah teks cerita pendek bersifat opsional. Sebuah teks cerpen bisa saja tidak melalui tahapan ini.


Orientasi

Orientasi adalah struktur yang berisi pengenalan latar cerita berkaitan dengan waktu, ruang dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen.


Komplikasi

Berisi urutan kejadian, tetapi setiap kejadian itu hanya di hubungkan secara sebab akibat.


Klimaks

Klimaks adalah keadaan yang mempertemukan berbagai konflik dan menentukan bagaimana konflik tersebut di selesaikan dalam sebuah cerita.

Untuk mencapai sebuah penyelesaian atau leraian, di perlukan evaluasi. Pada tahapan evaluasi ini, konflik yang terjadi di arahkan pada pemecahannya sehingga mulai tampak penyelesaiannya.

Kemudian resolusi, resolusi adalah pengungkapan solusi dari berbagai konflik yang di alami tokoh.

Dan juga koda dengan istilah reorientasi. Koda adalah nilai-nilai atau pelajaran yang dapat di petik oleh pembaca dari sebuah teks, koda ini bersifat opsional.



Unsur pembangun cerpen (cerita pendek)


Tokoh

Tokoh adalah orang yang melakukan perbuatan dan mengalami peristiwa dalam sebuah karya rekaan. Sementara itu, penokohan atau karakter lebih mengacu pada pandangan, sifat, sikap, dan emosional yang di miliki oleh tokoh dalam karya rekaan tersebut. 

Watak tokoh dapat di lihat dari tiga sudut pandang, yakni :

  1. Ciri fisik
  2. Hubungan tokoh dengan lingkungannya
  3. Kejiwaan

Alur

Alur adalah rangkaian peristiwa yang di reka dan di jalin dengan seksama yang menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan kearah klimaks dan penyelesaian untuk mencapai efek tertentu.

Alur dapat di bedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :
  1. Alur maju atau progresif
  2. Alur sorot balik atau flash back
  3. Alur melingkar atau bolak-balik (sirkular)
Tahapan urutan kejadian tersebut di bedakan menjadi :
  1. Penyebab konflik
  2. Konflik
  3. Akibat konflik


Latar

Latar adalah keterangan mengenai waktu, ruang dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.
  1. Latar tempat
  2. Latar waktu
  3. Latar sosial

Sudut pandang 

Sudut pandang adalah strategi, teknik, atau siasat yang sengaja di pilih pengarang untuk mengemukakan gagasan ceritanya. 

Adapun jenis-jenis sudut pandang adalah sebagai berikut :
  1. Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama, yakni menggunakan kata ganti "aku" dalam ceritanya sehingga seakan-akan cerita tersebut merupakan kisah pengalaman pribadi pengarang.
  2. Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan, yakni menggunakan kata ganti "aku" dalam ceritanya, tetapi sebenarnya mengisahkan orang lain sebagai pelaku utama.
  3. Sudut pandang orang ke-3 serba tahu, yakni dalam cerita pandang tidak berperan apa-apa karena pelaku utamanya adalah orang yang di sebut "dia" atau "ia" namun dengan satu pandangan ini pengarang seakan-akan mengetahui apapun yang di lakukan oleh tokoh cerita.
  4. Sudut pandang orang ke-3 sebagai pengamat, yakni pengarang hanya menceritakan apa yang di lakukan atau di pikirkan oleh tokoh dalam cerita, sudut pandang ini menggunakan kata ganti "dia" atau "ia".

Tema

Tema adalah makna keseluruhan yang terdapat pada cerita, tema bersifat menaikkan keseluruhan masalah yang ada dalam cerita. Tema dalam karya sastra dapat di bedakan menjadi dua yakni tema yang sangat menonjol tetapi menjadi bagian dalam karya sastra dan memengaruhi keseluruhan karya sastra.


Amanat

Amanat adalah ajaran moral atau pesan yang hendak di sampaikan pengarang kepada pembaca melalui karya. Amanat dapat di sampaikan secara tersurat dalam karya sastra maupun secara tersirat.



Langkah awal sebelum memulai tahap evaluasi adalah dengan cara menganalisis cerpen atau pun cerita pendek itu sendiri.


Resensi cerpen

a. Identifikasi cerpen
  • Judul cerpen
  • Nama pengarang
  • Penerbit
  • Tebal buku
  • Cetakan
  • Penerjemah
  • Cerpen yang diresensi
b. Pendahuluan
c. Isi cerpen (sinopsis)
d. Analisis unsur intrinsik
  • Tema
  • Latar
  • Alur
  • Tokoh
  • Perwatakan
  • Sudut pandang
  • Amanat
e. Analisis unsur ekstrinsik
  • Nilai moral
  • Nilai budaya
  • Nilai sosial
  • Nilai agama
f. Kekurangan dan kelebihan
  • Kekurangan
  • Kelebihan
g. Penutup
Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post