Iklan Billboard 970x250

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan serta sistem pertahanan dan keamanan negara Republik Indonesia
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan serta sistem pertahanan dan keamanan negara Republik Indonesia

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang beragama dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan seluruh masyarakat Indonesia.

Suatu kemerdekaan beragama dan berkepercayaan serta sistem pertahanan dan keamanan sangatlah penting untuk diterapkan di Indonesia. Dengan saling toleransi dan selalu menjaga pertahanan dan keamanan negara Republik Indonesia tentu saja kita telah masuk kedalam konteks tersebut.

Agama dan kepercayaan serta pertahanan dan keamanan

Saat ini, masih ada kecenderungan masyarakat yang menafsirkan bahwa bela negara itu merupakan tanggung jawab TNI dan POLRI. Padahal bela negara bukanlah tanggung jawab TNI dan POLRI saja, tetapi merupakan tanggung jawab semua warga negara sebagai komponen bangsa.

Untuk itu pada artikel ini admin akan membahas tentang poin-poin tersebut. Dan admin harap teman-teman bisa memanfaatkan sebaik-baiknya.

Come on pelajers, let's check this out!

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan di Indonesia


Pengertian kemerdekaan beragama dan berkepercayaan

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan mengandung makna bahwa setiap manusia bebas memilih, melaksanakan ajaran agama menurut keyakinan dan kepercayaannya dan tanpa dipaksa oleh siapapun, baik pemerintah, pejabat agama, masyarakat maupun orang tuanya sendiri.

Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan di Indonesia dijamin oleh UUD negara RI tahun 1945. Dalam pasal 28E ayat (1) dan (2) :

(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.
(2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.


Dalam pasal 28 I ayat (1) UUD negara RI tahun 1945 yang menyebutkan bahwa hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku sarat adalah HAM yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Oleh karena itu, untuk mewujudkan ketentuan tersebut sebagai berikut :
  1. Ada pengakuan yang sama oleh pemerintah terhadap agama-agama yang dipilih oleh warga negara
  2. .Tiap pemeluk agama mempunyai kewajiban, hak dan kedudukan yang sama dalam negara dan pemerintahan
  3. .Adanya kebebasan yang otonom bagi setiap penganut agama dengan agamanya itu, apabila terjadi perubahan agama, yang bersangkutan mempunyai kebebasan untuk menetapkan dan menentukan agama yang ia kehendaki.
  4. Adanya kebebasan dan otonom bagi setiap penganut agama serta perlindungan hukum dalam pelaksanaan kegiatan peribadatan dan kegiatan keagamaan lainnya yang berhubungan dengan eksistensi agama masing-masing.


Membangun kerukunan umat beragama


Kemerdekaan beranekaragam di Indonesia menyebabkan Indonesia mempunyai agama yang beragam yang dianut oleh bangsa Indonesia tidak boleh jadi hambatan untuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Kerukunan umat beragama merupakan sikap mental umat beragama dalam mewujudkan kehidupan yang sesuai dan tidak membedakan pangkat, sosial dan kekayaan.

Kerukunan umat beragama dengan pemerintah maksudnya yaitu dalam hidup beragama, masyarakat harus ada aturan pemerintah setempat tentang kehidupan bermasyarakat.


Sistem pertahanan dan keamanan negara Republik Indonesia


Substansi pertahanan keamanan negara Republik Indonesia

Upaya mempertahankan kemerdekaan ini telah di pikirkan oleh para pendiri negara melalui sidang BPUPKI yang telah mencantumkan upaya mempertahankan kemerdekaan kedalam UUD 1945 bab XII tentang pertahanan negara pasal 30.

Perubahan UUD 1945 semakin memperjelas sistem pertahanan dan keamanan negara, pasal 30 ayat (1) sampai (5) UUD RI tahun 1945 yang menyatakan bahwa :
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. 
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan kepolisian negara RI, sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.
(3) TNI terdiri atas angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.
(4) Kepolisian negara RI sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
(5) Susunan dan kedudukan TNI, kepolisian negara RI, hubungan kewenangan TNI dan kepolisian negara RI dalam menjalankan tugasnya. Syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan diatur oleh undang-undang.


Sistem pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta berartikan :
  1. Kekayaan : yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara diabaikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat.
  2. Kesemestaan : yaitu seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan.
  3. Kewilayahan : yaitu gelar kekuatan pertahanan dilaksanakan secara menyebar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan.


Sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang dikembangkan bangsa Indonesia merupakan sudah sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia.


Kesadaran bela negara dalam konteks pertahanan dan keamanan negara

Para pahlawan bangsa rela berkorban dan tumpah darah berperang dalam melawan penjajah demi untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pasal 27 ayat (3) UUD RI tahun 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Dalam pasal 30 ayat (1) UUD RI tahun 1945 yang menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Kesadaran bela negara pada hakikatnya merupakan kesediaan berbakti pada negara dan berkorban demi membela negara, pada hakikatnya merupakan kesediaan berbakti pada negara dan berkorban demi membela negara.

Klik materi sebelumnya :

1

/

2


Semoga artikel ini membantu teman-teman semua, terima kasih.

Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post