Iklan Billboard 970x250

Macam-macam kekuasaan negara dan Konsep pembagian kekuasaan di Indonesia
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Macam-macam kekuasaan negara dan Konsep pembagian kekuasaan di Indonesia

Hai pelajers!, Pada artikel ini admin akan sharing tentang macam-macam kekuasaan negara dan Konsep pembagian kekuasaan di Indonesia secara rinci. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang telah berkunjung di blog admin. 

Enjoyyyy....

Macam-macam dan konsep kekuasaan negara

Sistem pembagian kekuasaan Negara Republik Indonesia


Macam-macam kekuasaan negara

Secara sederhana kekuasaan dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain supaya melakukan tindakan-tindakan yang dikehendaki atau diperintahnya.

Baca juga : Kedudukan dan fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia dan lembaga pemerintah Non-kementerian

Menurut John Locke, kekuasaan negara itu dapat dibagi menjadi 3 macam kekuasaan, yaitu :

  1. Kekuasaan legislatif, yaitu kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang
  2. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang termasuk kekuasaan untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang
  3. Kekuasaan federatif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan hubungan luar negeri
Sedangkan menurut Montesquieu, yaitu :
  1. Kekuasaan legislatif, yaitu kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang
  2. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang
  3. Kekuasaan yudikatif, yaitu kekuasaan untuk mempertahankan undang-undang, termasuk kekuasaan untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang

Konsep pembagian kekuasaan di Indonesia

Istilah pemisahan kekuasaan kekuasaan (separation of powers) dan pembagian kekuasaan (divisions of powers) merupakan dua istilah yang memiliki pengertian berbeda satu sama lainnya.

Mekanisme pembagian kekuasaan di Indonesia diatur sepenuhnya di dalam UUD negara Republik Indonesia tahun 1945. Penerapan pembagian kekuasaan di Indonesia terdiri atas dua bagian, yaitu :

a. Pembagian kekuasaan secara horizontal

Yaitu pembagian kekuasaan menurut fungsi lembaga-lembaga tertentu (legislatif, eksekutif, dan yudikatif). Pergeseran klasifikasi kekuasaan negara yang umumnya terdiri atas tiga jenis kekuasaan (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) menjadi enam kekuasaan negara, yaitu :
  1. Kekuasaan konstitutif, yaitu kekuasaan untuk mengubah dan menetapkan undang-undang Undang-undang Dasar
  2. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk menjalankan undang-undang dan penyelenggaraan pemerintahan negara
  3. Kekuasaan legislatif, yaitu kekuasaan untuk membentuk undang-undang
  4. Kekuasaan yudikatif atau disebut kekuasaan kehakiman, yaitu kekuasaan untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan
  5. Kekuasaan eksaminatif atau inspektif, yaitu kekuasaan yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara
  6. Kekuasaan moneter, yaitu kekuasaan untuk menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta memelihara kestabilan nilai rupiah
b. Pembagian kekuasaan secara vertikal

Merupakan pembagian kekuasaan menurut tingkatnya, yaitu pembagian kekuasaan antara beberapa tingkatan pemerintahan.

Mohon maaf bila ada salah kata dalam penulisan, lebih dan kurangnya admin ucapkan terima kasih. Jika ada yang kurang atau ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar dibawah, kita saling berbagi ilmu teman-teman.

Dan jangan lupa >>
Tetap tersenyum pelajar-pelajar Indonesia, semangat!
Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post