Iklan Billboard 970x250

Status, Asas asas, Syarat syarat menjadi warga Indonesia dan penyebab hilangnya kewarganegaraan Indonesia
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Status, Asas asas, Syarat syarat menjadi warga Indonesia dan penyebab hilangnya kewarganegaraan Indonesia

Bagaimana seseorang dikatakan sebagai suatu warga negara, pada materi kali ini admin membahas secara lengkap akan hal tersebut. Biasanya materi ini teman-teman temukan pada kelas 11 pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan.

Warga Indonesia

Namun, pada artikel ini admin akan mengemasnya dengan lengkap dan semoga mudah dipahami pelajers Indonesia. Simak penjelasannya dibawah ini :

Status warga negara Indonesia

Rakyat sebuah negara dibedakan atas dua, yakni :

a. Penduduk dan bukan penduduk

Penduduk adalah orang yang bertempat tinggal atau menetap dalam suatu negara, sedangkan yang bukan penduduk adalah orang yang berada di suatu wilayah suatu negara dan tidak bertujuan untuk tinggal atau menetap di wilayah negara tersebut.


b. Warga negara dan bukan warga negara

Warga negara ialah orang yang secara hukum merupakan anggota dari suatu negara, sedangkan bukan warga negara disebut orang asing atau warga negara asing.


Keberadaan rakyat yang menjadi penduduk maupun warga negara, secara konstitusional tercantum dalam pasal 26 UUD negara Republik Indonesia tahun 1945, yaitu :
(1) Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
(2) Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.
(3) Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk di atur dengan undang-undang.

Dengan demikian di Indonesia semua orang yang tinggal di Indonesia termasuk orang asing pun adalah penduduk Indonesia.


Asas asas kewarganegaraan Indonesia

Asas kewarganegaraan adalah dasar berpikir dalam menentukan masuk tidaknya seseorang dalam gelombang warga negara dari suatu negara tertentu.

  1. Asas Ius Sanguinis (asas keturunan), yaitu kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan pada keturunan orang yang bersangkutan.
  2. Asas Ius Soli (asas kedaerahan), yaitu kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan tempat kelahirannya.

Adanya perbedaan dalam menentukan kewarganegaraan di beberapa negara, baik yang menerapkan asas Ius Soli maupun Ius Sanguinis, dapat menimbulkan dua kemungkinan status kewarganegaraan seorang penduduk yaitu :
  1. Apatride, yaitu adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaraan.
  2. Bripatride, yaitu adanya seorang penduduk yang mempunyai dua macam kewarganegaraan sekaligus (kewarganegaraan rangkap).

Dalam menentukan status kewarganegaraan seorang, pemerintah suatu negara lazim menggunakan dua stelsel, yaitu :
  1. Stelsel aktif, yaitu seseorang harus melakukan tindakan hukum tertentu secara aktif untuk menjadi warga negara (naturalisasi biasa).
  2. Stelsel pasif, yaitu seseorang dengan sendirinya dianggap menjadi warga negara tanpa melakukan suatu tindakan hukum tertentu (naturalisasi istimewa).

Berkaitan dengan kedua stelsel tadi, seorang warga negara dalam suatu negara pada dasarnya mempunyai :
  1. Hak opsi, yaitu hak untuk memilih suatu kewarganegaraan (dalam stelsel aktif)
  2. Hak repudiasi, yaitu hak untuk menolak suatu kewarganegaraan (stelsel pasif)


Menurut penjelasan undang-undang RI nomor 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan Republik Indonesia dinyatakan bahwa Indonesia dalam penentuan kewarganegaraan menganut asas asas sebagai berikut :
  1. Asas Ius Sanguinis, yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan, bukan berdasarkan negara tempat dilahirkan.
  2. Asas Ius Soli secara terbatas, yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan negara tempat kelahiran.
  3. Asas kewarganegaraan tunggal, yaitu asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi seseorang.
  4. Asas kewarganegaraan ganda terbatas, yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang.

Syarat syarat menjadi warga negara Indonesia

Warga negara Indonesia adalah warga negara Indonesia asli dan orang asing yang disahkan dengan undang-undang menjadi warga negara Indonesia.

Permohonan kewarganegaraan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

a. Naturalisasi biasa

Ditentukan oleh pasal 9 UU RI nomor 12 tahun 2006, sebagai berikut :
  1. Telah berusia 18 tahun atau sudah kawin
  2. Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling sedikit 5 tahun berturut-turut atau paling singkat 10 tahun berturut-turut
  3. Sehat jasmani dan rohani
  4. Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan UUD RI tahun 1945
  5. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindakan pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 tahun lebih
  6. Jika dengan memperoleh kewarganegaraan RI tidak menjadi berkewarganegaraan ganda
  7. Mempunyai pekerjaan dan atau berpenghasilan tetap
  8. Membayar uang pewarganegaraan keatas negara

b. Naturalisasi istimewa

Naturalisasi istimewa diberikan sesuai dengan ketentuan pasal 29 UU RI Nomor 12 tahun 2006. Naturalisasi istimewa diberikan kepada orang asing yang telah berjasa terhadap NKRI atau dengan alasan kepentingan negara.

Naturalisasi istimewa batal diberikan jika menyebabkan orang asing tersebut berkewarganegaraan ganda.


Penyebab hilangnya kewarganegaraan Indonesia

Menurut undang-undang RI Nomor 12 tahun 2006, seorang warga negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan :
  1. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri
  2. Tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain
  3. Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh presiden atas kemauannya sendiri dengan ketentuan : Tidak berusia 18 tahun dan tidak bertempat tinggal di luar negeri
  4. Masuk kedalam dinas tentara asing tanpa disertai izin dari presiden
  5. Masuk dalam dinas negara asing atas kemauannya sendiri, yang mana jabatan dalam tersebut di Indonesia hanya dapat dijabat oleh kewarganegaraan Indonesia
  6. Mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau bagian negara asing tersebut atas kemauannya sendiri
  7. Turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing, meskipun tidak diwajibkan keikutsertaannya
  8. Mempunyai passport atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas negaranya
  9. Bertempat tinggal di luar wilayah negara Republik Indonesia selama 5 tahun terus-menerus bukan dalam rangka dinas negeri, tanpa alasan yang sah dan dengan sebelum waktu 5 tahun terakhir

Klik :

<< Sebelumnya

/

Selanjutnya >>


Semoga teman-teman semua bisa paham secara rinci akan artikel yang sudah admin tulis ini.

Terima kasih atas kunjungannya...
Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post