Iklan Billboard 970x250

Struktur dan Interkoneksi Bus
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Struktur dan Interkoneksi Bus

Dalam pelajaran sistem komputer ada yang disebut struktur dan interkoneksi bus, namun banyak yang belum mengetahui secara mendalam akan hal tersebut.

Sebenarnya pada saat kita mempelajari segala sesuatu tentang komputer maka struktur dan interkoneksi bus merupakan hal yang penting.

Walaupun begitu teman-teman tenang saja, karena pada artikel kali ini admin akan menjelaskan lebih detail dan memudahkan teman-teman untuk belajar khususnya bagi pelajers SMK maupun Mahasiswa yang mengambil jurusan bagian komputer.

Struktur dan interkoneksi bus


Struktur Interkoneksi


Struktur interkoneksi adalah sekumpulan jalur konduktor yang menghubungkan modul-modul sistem komputer.

Sistem interkoneksi direalisasikan dengan bus dengan karakteristik sebagai berikut :

  1. Merupakan saluran bersama (share) yang menghubungkan dua atau lebih modul penyusun sistem komputer
  2. Bersifat broadcast satu modul yang menjadi sumber data dapat memberikan data keseluruh modul lainnya
  3. Hanya ada satu modul yang menjadi sumber data pada share bus
Sebuah bus sistem terdiri atas (50) lima puluh hingga (100) seratus saluran yang terpisah dan masing-masing saluran memiliki arti dan fungsi khusus.

Saluran bus diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu:

a. Data bus (saluran data)
Saluran data memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul sistem. Data bus terdiri dari 8,16, dan 32 saluran. Masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan.

Contoh :
Bila data bus lebarnya 8 bit dan setiap instruksinya mempunyai panjang 16 bit maka CPU harus dua kali mengakses modul memory dalam setiap instruksinya.

b. Address bus (saluran alamat)

  1. Digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada data misalnya bila CPU akan membaca sebuah word dari memory maka CPU akan menaruh alamat word yang dimasukkan pada saluran alamat.
  2. Digunakan untuk mengirim alamat word pada memory yang akan diakses CPU.
  3. Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
  4. Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer agar dapat diakses dan memiliki alamat.
Contoh :
Mengakses port input dan output

c. Control bus (saluran kontrol)

Saluran kontrol digunakan untuk mengontrol akses ke saluran alamat dan pengguna data.

Umumnya saluran kontrol meliputi memory write, memory read, I/O write,I/O read, transfer ACK, clock, dan reset.

Berikut ini adalah fungsi-fungsi yang terdapat pada control bus :

  1. Digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data
  2. Digunakan untuk mengirim alamat word pada memory yang akan diakses CPU
  3. Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul
  4. Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer agar dapat diakses harus memiliki alamat
Contoh :
Mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya.
 Disiapkan dua macam bus untuk I/O, yaitu sebagai berikut :

  1. High speed bus untuk high speed I/O device seperti video dan LAN
  2. Low speed bus untuk I/O explanation
Berkaitan dengan pengaturan pemakaian bus, berikut ini adalah hal-hal yang perlu diketahui :
  1. Pada suatu saat hanya ada satu sumber data yang meletakkan data pada bus
  2. Mekanisme majikan-budak (master-slave), master mengendalikan bus dan dapat meletakkan data pada bus, sedangkan slave hanya menerima informasi dari master
Ada dua macam metode pengaturan atau pengendalian, yaitu sebagai berikut :

  1. Centralized, seluruh permintaan (request) akses diatur oleh sebuah sentral, misalnya processor
  2. Decentralized, tidak ada pengendalian pusat, setiap device pengguna bus memiliki rangkaian digital untuk mengakses bus, seperti akses ethernet LAN dengan CSMA/CD (Carrier Send Multiple Access / Collision Detection)
Ada dua macam timing, yaitu synchronous dan asynchronous.

a. Synchronous 

  1. Kejadian pada bus ditentukan oleh clock
  2. Seluruh kejadian harus bermula pada awal clock
  3. PCI bus
b. Asynchronous
  1. Kejadian pada bus mengikuti dan bergantung kepada kejadian sebelumnya
  2. Lebih fleksibel dari synchronous, tetapi jelas lebih rumit
  3. Dapat mengakomodir beragam kecepatan I/O device
Baiklah, mungkin itu saja yang bisa admin tulis dan jelaskan. Terima kasih karena teman-teman sudah berkunjung ke blog ini. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan kata admin ucapkan maaf untuk kalian semua.

See you soon, don't forget to smile pelajers!
Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post