Iklan Billboard 970x250

Teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan keras
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

Teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan keras

Pada saat membuat produk kerajinan dari bahan keras tentunya memiliki teknik-teknik pembuatan tersendiri. Setiap kerajinan yang di buat hendaklah menggunakan teknik yang tepat. Namun, apa saja teknik-teknik yang tepat agar sesuai dengan bahan kerajinan yang di buat?.

Artikel ini sangat tepat jika teman-teman sedang mencari informasi tersebut. Karena admin jelaskan dengan rinci dan semoga mudah dipahami oleh teman-teman semua.
Silahkan di simak ya!

Teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan keras

Dalam pembuatan produk kerajinan terbagi atas 6 teknik, diantaranya :
  1. Teknik cor (cetak ulang)
  2. Teknik etsa
  3. Teknik ukir
  4. Teknik ukir tekan
  5. Teknik bubut
  6. Teknik anyam

Teknik cor (cetak ulang)

Teknik cor sudah ada ketika kebudayaan perunggu mulai masuk di Indonesia. Terdapat beberapa benda kerajinan dari bahan perunggu seperti Gending perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan.

Berikut ini contoh benda kerajinan dari bahan keras dengan teknik cor

1. Teknik tuang berulang (bivalve)

Disebut teknik menuang berulang kali (bivalve) karena menggunakan dua keping cetakan yang terbuat dari batu dan dapat di pakai berulang kali sesuai kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). Teknik ini di gunakan untuk mencetak benda benda yang sederhana, baik bentuk maupun hiasan.


2. Teknik tuang sekali pakai (a cire pardve)

Teknik ini di awali dengan membuat model dari tanah liat, selanjutnya model di lapisi lilin, lalu di tutupi dengan tanah liat, kemudian benda di bakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga. Tuangkan perunggu kedalamnya. Setelah dingin, cetakan tanah liat dapat di pecah sehingga di peroleh benda perunggu yang di inginkan.


Di samping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan bahannya berasal dari perunggu, tembaga, kuningan, dan emas. Bahan tersebut dapat di buat menjadi benda benda seni kerajinan seperti keris, piring, teko, dan tempat lilin.

Saat ini terdapat banyak sentra sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Tempat tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan terdapat di Juwana dan Mojokerto.



Teknik etsa

Kata etsa berasal dari bahasa Belkamu atau Jerman yaitu etch yang berarti memakan, berkorosi atau berkarat, kata etching berarti mengetsa. Benda benda dari logam dapat di etsa dengan merendam dalam larutan etsa (larutan asam). Untuk melindungi bagian yang tidak ingin teretsa oleh pengikisan larutan asam ini, seluruh permukaannya di lapisi dengan bahan penolakan asam, yaitu resist (bahan pelindung).

Larutan pengetsa terdiri atas larutan asam organik, asam mineral organik atau campuran dari keduanya. Sebagian asam mempunyai daya kikis yang sangat baik untuk logam tertentu sedangkan asam lain ternyata hanya sedikit atau bahkan tidak mempunyai pengaruh sama sekali kombinasi dari keduanya justru dapat melarutkan logam logam di dalam larutan tersebut.


Teknik ukir

Di Indonesia, karya ukir sudah di kenal sejak zaman batu muda, pada zaman itu banyak peralatan di buat dari batu, seperti perkakas rumah tangga dan benda benda dari gerabah atau kayu. Benda benda itu di beri ukiran bermotif geometris, seperti : tumpal, lingkaran, garis swastika, zig-zag dan segitiga. Ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius.

Di lihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain : ukiran tembus (krawang), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh.


Teknik ukir tekan

Teknik ukir tekan adalah teknik membuat hiasan di atas permukaan pelat logam tipis dengan ketebalan sekitar 0,2 mm untuk pelat logam tembaga sampai dengan 0,4 mm.

Alat yang bisa di gunakan untuk teknik ini yaitu di buat dari bahan tanduk sapi atau kerbau yang telah di bentuk sesuai kebutuhan ukir tekan.

Jika tanduk sulit di dapat, gunakan bambu atau kayu. Cara menggunakan alat ukir tekan adalah dengan menekan permukaan benda kerja mengikuti bentuk sesuai motif dari gambar yang telah di tentukan.



Teknik bubut

Alat yang di gunakan atau di perlukan ialah alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat atau menggaruk dan membentuk benda seperti pahat bubut. Teknik ini menghasilkan karya kerajinan yang simetri, bulat dan rapi. Contoh kayu, vas bunga dari kayu, benda benda mainan.


Teknik anyam

Anyaman adalah seni kerajinan yang di kerjakan dengan cara mengangkat dan menumpangtindihkan atau menyilang-nyilangkan bahan sehingga menjadi suatu karya anyaman.



Itulah teknik-teknik dalam pembuatan produk kerajinan dari bahan keras. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar dibawah, mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan maupun kata-katanya.

Terima kasih sudah mampir ke blog ini. Semoga bermanfaat pelajers.
Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post