Iklan Billboard 970x250

TERMODINAMIKA : Pengertian Sistem, Lingkungan dan Proses Termodinamika
Selamat Datang Di Website Senyum Pelajar

Iklan 728x90

TERMODINAMIKA : Pengertian Sistem, Lingkungan dan Proses Termodinamika

Pada kali ini admin akan membahas tentang Pembelajaran fisika dalam materi Termodinamika. Untuk itu harap teman-teman membacanya sampai habis ya, agar pemahamannya lebih maksimal.

Sebelum ke pengertian sistem, lingkungan, dan proses termodinamika. Harus kita pahami terlebih dahulu Apa itu pengertian Termodinamika?

TERMODINAMIKA : Pengertian Sistem, Lingkungan dan Proses Termodinamika

Ini dia penjelasannya :

Menurut WikipediaTermodinamika adalah fisika energi, panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana hubungan termodinamika berasal. Pada sistem tempat terjadinya proses perubahan wujud atau pertukaran energi, termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi.


Sistem

Sistem adalah segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian kita.


Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu di luar sistem yang dapat mempengaruhi keadaan sistem.

Contoh sistem sederhana


Sistem sederhana A
Sistem A
Sistem A adalah suatu sistem yang di lingkupi dengan dinding berupa isolator panas (dinding adiabatik) sehingga tidak terjadi interaksi (isolator panas) materi dan energi antara sistem A dan lingkungannya.

Sistem sederhana B
Sistem B
Sistem B adalah suatu sistem yang di lingkupi dingin yang berupa konduktor panas (dinding diaterm) sehingga dapat terjadi interaksi antara sistem B dengan lingkungan meskipun tidak terjadi perpindahan materi.

Sistem sederhana C dan D
Sistem C dan D
Sistem C dan D adalah sistem yang dapat terjadi perpindahan materi dari sistem C ke sistem D atau pun sebaiknya.

Pengertian dinding adiabatik

Dinding adiabatik adalah pemisah yang menyebabkan masing-masing sistem yang bersentuhan tetap dalam keadaan semula.
Contoh : Kayu, semen, keramik yang ukurannya tebal.


Pengertian dinding diaterm

Dinding diaterm adalah pemisah yang menyebabkan adanya interaksi dari sistem-sistem yang bersentuhan sehingga tercapai keadaan setimbang.
Contoh : Logam


Hukum Termodinamika ke nol

Berbunyi jika dua buah sistem terpisah berada dalam kesetimbangan termal dengan sistem yang lain (sistem yang ke tiga). Maka kedua sistem tersebut juga berada dalam kesetimbangan termal.

Hukum Termodinamika ke nol


Proses Termodinamika

1. Proses adiabatik

Proses adiabatik adalah suatu proses termodinamika di mana tidak terjadi perpindahan kalor pada saat berlangsung, baik dari lingkungan ke sistem maupun sebaliknya. Jadi, selama proses berlangsung kalor dalam sistem termodinamika selalu konstan, sehingga perubahan kalor ∆Q = 0.


2. Proses isoternal

Proses isoternal adalah suatu proses termodinamika yang ada pada saat prosesnya berlangsung, temperatur dalam sistem konstan. Jadi, temperatur akhir dari sistem (setelah proses berlangsung) sama dengan temperatur awal sistem (setelah proses berlangsung). Jika kita substitusikan pada persamaan hukum I Termodinamika, maka diperoleh :

∆Q = W

Jika kita tinjau berdasarkan persamaan gas ideal Pv = nRT, dengan temperatur T konstan, maka di peroleh hubungan :

Pv = nRT = Konstan


3. Proses isobarik

Proses isobarik adalah proses yang terjadi pada tekanan konstan. Jadi, tekanan dalam sistem sebelum dan sesudah proses berlangsung adalah sama. Seperti yang terjadi pada saat siklus diasel, sistem menerima kalor pada saat terjadinya pertambahan volume sehingga tekanan dalam sistem menjadi konstan. Jika sebagai sistem adalah gas ideal dengan persamaan Pv = nRT, maka perbandingan antara volume sistem terhadap temperatur sistem akan menjadi konstan.
Hingga di peroleh hubungan :

V = nR = Konstan
T      P

V1 = V2
T1     T2

4. Proses isokhorik

Proses isokhorik adalah suatu proses termodinamika yang terjadi pada volume konstan. Jadi, volume sistem sebelum dan sesudah proses berlangsung adalah sama. Proses yang terjadi pada volume konstan di sebut siklus otto.

Dapat di peroleh hubungan bahwa perbandingan tekanan terhadap temperatur dalam sistem adalah konstan.

P = nR = Konstan
T     V


P1 = P2
T1    T2

Proses isokhorik


Bagi teman-teman yang kurang paham silahkan komentar dibawah ya, dan juga admin ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

Baca Juga
SHARE
Tekno Indo IT
WORK HARD PRAY HARD I can believe... "Dreams come true ��"
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post